LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pages

Follow my Blog

Visitor

BTricks

BThemes

Perbedaan dan fungsi Rhytm dan Ryhme pada Puisi


Write your understanding on the concept of Rhthyme & Rhyme based on the copies you have read
Setelah membaca beberapa bagian dari catatan yang di bagikan dapat saya ambil kesimpulan Rhytm adalah sebuah bentuk pengulangan dari suatu kata-kata dengan berbagai karakteristik namun rhytm ini mempunyai karakteristik seperti kadang suaranya lembut,kadang tinggi,sedang bahkan bisa jadi suara yang di hasilkan oleh kata dalam puisi sangat tinggi,kemudian perlu diperhatikan perulangan kata pada puisi ini biasanya ada pada sajak awal-akhir,atau ketika penekanan pada suatu kata tertentu (stress) terkadang juga terdapat pada tiap bait dan baris pada puisi ,sehingga menimbulkan kesan mendalam bagi seseoarang yang mendengar puisi dan pendengar akan lebih mudah mendapatkan pemahaman lebih mendalam terhadap puisi yang di baca atau di dengar.Dan puisi itu sendiri dapat lebih enak di dengar dan diresapi maknanya.
Sedangkan rima adalah pengulangan bunyi pada puisi agar menambah kesan keindahan puisi terhadap pembaca ,sehingga pembaca lebih dapat mengapresiasi puisi tersebut bahkan puisi yang terdapat rima di dalamnya kita dapat merasakan suasana gembira ,senang bunyi ini disebut dengan euphony ,walaupun begitu terkadang juga kita dapat merasakan kesedihan dari perulangan bunyi pada puisi ini,sehingga pembace,pendengar bahkan penikmat puisi dapat atau dengan kata lain adalah Rima (persajakan) adalah bunyi-bunyi yang ditimbulkan oleh huruf atau kata-kata dalam larik dan bait atau persamaam bunyi dalam puisi.
Timbulnya irama disebabkan oleh perulangan bunyi secara berturut-turut dan bervariasi (misalnya karena adanya rima, perulangan kata, perulangan bait), tekanan-tekanan kata yang bergantian keras lemahnya (karena sifat-sifat konsonan dan vokal), atau panjang pendek kata. Dari sini dapat dipahami bahwa rima adalah salah satu unsur pembentuk irama, namun irama tidak hanya dibentuk oleh rima. Baik rima maupun irama inilah yang menciptakan efek musikalisasi pada puisi, yang membuat puisi menjadi indah dan enak didengar meskipun tanpa dilagukan.
Write your opinion about the role Of Rhyme and Rhytm in poetry
Di dalam puisi sendiri Ryhme terdapat berbagai peranan dalam puisi yakni ada 3 ,yang berfungsi untuk menciptakan suasana sedih,senang dan bunyi-bunyi mahluk hidup pada sebua puisi yakni.:
a)      Ragam bunyi cacophony
Bunyi cachophony dapat dipakai untuk menciptakan suasana-suasana ketertekanan, keterasingan, kesedihan, syahdu, suram, haru, pilu, dan sbagainya..

b)      Bunyi euphony
Bunyi euphony dipakai untuk menghadirkan suasana keriangan, semangat, gerak, vitalitas hidup, kegembiraan, keberanian dan sebagainya. Secara visual ragam euphony didominasi dengan penggunaan bunyi-bunyi vocal. Efoni biasanya untuk menggambarkan perasaan cinta atau hal-hal yang menggambar kankesenangan lainnya.


C) Bunyi Onomatopoeia
Bunyi Onomatopoeia disebut sebagai lambang rasa, merupakan bunyi yang menghadirkan bunyi-bunyi makhluk hidup Misalnya, "buzz" dalam bahasa meniru bunyi lebah, "splish-splash" dimaksudkan untuk terdengar seperti menjilat air, dan "cincin-cincin" adalah kata yang mengemulasi suara telepon itu. Onomatopoeia sering digunakan oleh penyair karena memungkinkan pembaca untuk memvisualisasikan adegan yang mereka menyiapkan dengan menciptakan pengalaman multi-indera, semua dalam kata-kata.
Rhytm pada puisi dapat memberikan makna khusus kepada kata-kata dalam suatu puisi ,bahkan memberikan dampak yang cukup signifikan agar makna pada puisi dapat di sampaikan lebih teroganisir dengan baik ketika puisi di bacakan atau diperdengarkan di di depan penonton.dan di dalam puisi Inggris sendiri ada 5 macam dasar-dasar dari Rhythm  yakni :
1. Iambic (made up of units of : one stressed syllable and one unstressed syllable, or “x /”)
2. Trochaic (made up of units of: one unstressed stressed and one stressed syllable, or “/ x”)
3. Spondaic (made up of units of: two unstressed syllables, or “/ /”)
4. Anapestic (made up of units of: two stressed syllables and one unstressed, or “x x /”)
5. Dactylic (made up of units of: one unstressed syllable and two stressed syllables, or “/ / x”)

1
Share on Google Plus

About Admin

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com