LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pages

Follow my Blog

Visitor

BTricks

BThemes

Catatan kecil Setelah Ujian Wisuda ..

Hari-hari telah di jalani..saat-saat kesibukan dengan kuliah telah terlewati .. begitupun dengan penulis masa-masa menuju ujian meja segera menghampiri ,,lantas mau kemanakah setelah ini??
 Banyak teman-teman mulai berani mengambil ancang-ancang. Mulai dari mencari lowongan kerja seperti beberapa teman yakni Lalu,Anto, Fajrin . Mereka segera ingin memiliki penghasilan sendiri sehabis tamat kuliah. Namun ada yang masih merindukan saat-saat perkuliahan itu dimulai dan menata rencana untuk mengambil program pascasarjana seperti di dominasi oleh kaum hawa  mulai dari Tiwi, Melan, Monita, Fire, khaery..hal itu tidaklah salah tetapi terkesan kita akan terkungkung kemabali oleh adanya aturan akademik kampus.padahal manusia diciptakan dengan berbagai macam karakter yang berbeda,,dan dengan berbagai sifat kreatif untuk memecahkan masalah tidak hanya secara Teori namun juga mampu turun ke lapangan memecahkan masalah aktual pada masyarakat
Kreatifitas sendiri  adalah suatu terobosan pemecahan masalah disertai dengan cara atau ide untuk melakukan sesuatu. Terkadang kreatifitas di atas kertas sangat sulit di aplikasikan di lapangan jika tak ada pengalaman yang memadai .

Teman-teman pun akan berpisah setelah wisuda.

Setelah Wisuda keinginan melanjutkan kuliah menjadi cita-cita mereka.
mereka pun sibuk memikirkan kerja dimana sehabis kuliah


 Selain cari kerja, lanjut kuliah S2 namun ada juga teman-teman yang ingin segera meminang gadis  pujaan hatinya ..,tetapi ada tong orang yang mau menikah ..jangankan calon pasangan pun ia tak punya...hal inilah yang membuat beberapa teman-teman mengalami stress akut.
yah secara siapa sih yang tidak ingin menikah?? selain nikmat juga di wajibakan karena nikah itu disyariatkan dan membujang itu dilarang. Anas bin Malik meriwayatkan bahwa Rasulullah memerintahkan kepada umatnya untuk berkeluarga dan sangat melarang mereka membujang. Nah, jika sebuah perintah dan larangan sudah jelas adanya, sebagai umat Rasulullah, kita juga terkena perintah dan larangan tersebut.

Menikah di usia muda Mendapat sahabat yang paling setia, pembimbing, dan juga penghibur di kala sedih, penyemangat di kala semangat sedang surut, dan pengingat di kala berbuat lalai dan salah. Itulah suami. Tentu saja suami yang shalih.

Dengan Menikah muda pun Insya Allah batin lebih tenang dan Tentram karena si Dia sudah halal bagi kita .. karena berduaan dengan bukan muhrim adalah haram.
“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, janganlah ia bersunyi sepi berduaan dengan wanita yang tidak didampingi mahramnya, karena yang menjadi pihak ketiganya adalah syaitan.” (HR. Ahmad)
dan “Sungguh kepala salah seorang diantara kamu ditusuk dengan jarum dari besi lebih baik, daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya” (HR. Thabrani dan Baihaqi)


 Namun ada pula yang mengatakan

"cari ilmu dulu…jangan menikah muda…kalau cuma mikir enaknya, paling cuma 6 bulan
 Kenapa dalam hitungan bulan? Karena setelah beberapa bulan sudah nampak ego masing-masing pasangan. Mulai muncul perbedaan. Mulai menyeruak konflik. Mulai terbuka bahwa karakter masing-masing berbeda. Misal, sang istri mulai sadar,…suami saya ternyata pemarah…” Sang suami mulai tahu, “oo…istri saya rupanya pencemburu”. Seterusnya begitu, satu persatu karakter masing-masing diketahui dan mulai terbuka. Konfilk terus mengiringi, dan bulan madu tiba di batasnya
walaupun begitu
Menikah dan mempunyai anak meredakan stres

 Seorang profesor dari Universitas Brigham Young, Utah, Amerika Serikat, Julianne Holt-Lunstad melakukan sebuah penelitian mengenai dampak pernikahan terhadap kesehatan pada 204 orang yang telah menikah dan 99 orang lajang. Penelitian ini dilakukan dengan cara memeriksa tekanan darah dan memberikan beberapa pertanyaan mengenai kehidupan rumah tangga mereka. Hasil dari penelitian ini cukup mengejutkan karena ternyata kehidupan pernikahan berpengaruh terhadap kesehatan, khususnya tekanan darah.  Dengan begitu dinyatakan bahwa menikah lebih sehat daripada melajang..

 Yah namanya juga hidup. Mau status kita sebagai anak, ketika jadi istri, jadi orang tua, smua, pasti ada engga dan enaknya toh. Orang kaya di uji Allah, orang miskin di uji Allah. Orang baik di uji Allah, orang jahat pun di uji oleh Allah. Sungguh Allah Maha Adil, tinggal bagaimana kita menyikapinya bukan? :)
Tapi, sekali lagi.. jangan asal nikah muda lho yaa ;) persiapkan diri baik-baik, pilih pasangan yang terbaik, seleksi baik-baik, karena faktor-faktor tersebut juga bisa menentukan kebahagiannmu ketika menjalani pernikahan sedari muda :) Wallahu a’lam bish-shawab

Setalah ada teman-teman yan
Share on Google Plus

About Admin

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com